Kamis, 03 Oktober 2024

ANALISIS SWOT

15 kesimpulan


1. Analisis SWOT 

    Suatu metode atau kerangka kerja yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor eksternal (peluang dan ancaman) yang mempengaruhi kinerja suatu organisasi, proyek, atau rencana bisnis.


2. Tujuan

    untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang posisi dan kondisi organisasi.


3. Streigths (Kekuatan): 

    Keunggulan atau aset internal yang dapat memberikan keuntungan kompetitif.


4. Weeknesses (Kelemahan): 

    kelemahan internal yang menghambat pertumbuhan organisasi.


5. Opportunity (Peluang):

    Faktor eksternal untuk menciptakan peluang baru atau menguntungkan.


6. hreats (Ancaman): 

    Faktor eksternal berupa ancaman terhadap kesuksesan organisasi.


7. Faktor internal

    Kekuatan (Strengths): Aspek positif internal yang memberikan keunggulan

    Kelemahan (Weaknesses): Aspek negatif internal yang menjadi keterbatasan


8. Faktor Eksternal

  • Peluang (Opportunities)
  • Ancaman (Threats)
  • Konteks Industri dan Lingkungan Bisnis
  • Karakteristik industri
  • Lingkungan bisnis
  • Preferensi pelanggan
  • Analisis pesaing

9. Dalam analisis SWOT, kekuatan dan kelemahan merujuk pada aspek internal organisasi, seperti sumber daya manusia, kemampuan operasional, keunggulan produk, atau keuangan perusahaan.


10. Dalam praktiknya, analisis SWOT sering dilakukan melalui diskusi kelompok atau wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan internal dan eksternal organisasi.

11. aspek lain seperti perubahan teknologi, regulasi pemerintah, faktor demografis, dan faktor-faktor global juga dapat mempengaruhi analisis SWOT.

12. Kekuatan (Strength)
-Apa proses bisnis yang telah sukses di perusahaan Anda?
-Apa aset yang dimiliki oleh tim Anda, seperti pengetahuan, pendidikan, jaringan, keterampilan, dan reputasi?

Kelemahan (Weaknesses)
-Apa yang diperlukan untuk membuat bisnis lebih kompetitif?
-Proses bisnis mana yang perlu diperbaiki?

13. Peluang (Opportunities)
-Apakah ada pertumbuhan pasar dalam bisnis Anda dan apakah ada tren yang mendorong orang -untuk membeli lebih banyak dari produk/jasa yang Anda tawarkan?
-Apakah ada acara atau kegiatan tertentu yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk memperluas bisnis?

Ancaman (Threats)
– Apakah ada pesaing potensial yang dapat memasuki pasar Anda?
– Apakah Anda yakin pemasok akan terus mampu menyediakan bahan baku yang Anda perlukan – dengan harga yang sesuai?

14. Dengan mengevaluasi pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang signifikan dalam analisis SWOT 

15. Sebagai contoh analisis SWOT pribadi dan menemukan potensi dan hambatan diri sendiri sebagai berikut:

Kekuatan:
-Kemampuan komunikasi yang baik, baik secara lisan maupun tulisan.
-Kemampuan analitis yang baik untuk memecahkan masalah.

Kelemahan:
-Sulit mengatakan “tidak” atau menolak permintaan yang tidak sesuai dengan jadwal.
-Terkadang sulit bekerja dalam tim dengan orang-orang yang memiliki gaya kerja yang berbeda.

Peluang:
-Kemajuan karir dan pengembangan keterampilan melalui pelatihan atau kursus yang relevan.
-Kesempatan untuk berkolaborasi dengan orang-orang dari latar belakang, budaya, dan bidang -pekerjaan yang berbeda.

Ancaman:
-Persaingan yang ketat dalam industri atau bidang pekerjaan tertentu.
-Perubahan kebijakan pemerintah atau kondisi ekonomi yang dapat mempengaruhi stabilitas pekerjaan.



Sabtu, 03 Februari 2024

Perbedaan optical disk dan pita magnetik dan Kekurangan-Kelebihannya

1. Penyimpanan Optical ( Optical Disk )

   Penyimpanan optical adalah media yang menyimpan data komputer yang dapat dutulis dan dibaca dengan menggunakan laser bertenaga rendah.


Kelebihan dan Kekurangan :

  • Kelebihan : Beratnya lebih ringan dari beberapa media penyimpanan Magnetic Disk.
  • Kekurangan : Kapasitas memorinya lebih kecil dari magnetic disk dan jika tergores maka resikonya data tidak akan terbaca.
Cara kerjanya : Media penyimpanan tersebut berputar dengan sangat kencang (putaran tersebut mempengaruhi kecepatan transfer data) dengan membaca data melalui optik yang berada perangkat pembacanya.


2. Penyimpanan Magnetic (Magnetic Disk)

   Penyimpanan Magnetic merupakan media penyimpanan yang termasuk ke dalam penyimpanan sekunder (secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem komputer modern.


Kelebihan dan Kekurangan :

  • Kelebihan : Kapasitas penyimpanan pada media ini lebih besar dari media penyimpanan lainnya bahkan sudsh mencapai petabyte dan kecepatan akses datanya tinggi.
  • Kekurangan : Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan media penyimpanan lainnya.
Cara kerjanya : (Hanya beberapa) pada saat Disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi.Ada sebuah read-write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan Disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor.Cakram fixed -head memiliki satu head untuk tiap tiap track, sedangkan cakram moving-head (atau sering dikenal ndengan nama cakram keras) hanya memiliki satu head yang harus dipindah-pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.





Kamis, 25 Januari 2024

Mengenal RAID

 1. Fungsi RAID

  Dengan teknologi RAID, data dapat dicerminkan pada satu disk atau lebih dalam array yang sama, sehingga jika satu disk gagal, data akan disimpan. Berkat teknik yang dikenal sebagai striping (teknik untuk menyebarkan data melalui beberapa disk drive), RAID juga menawarkan opsi read atau write ke lebih dari satu disk pada saat yang sama untuk meningkatkan kinerja.

2. Striping

 Memisahkan aliran data menjadi blok-blok dengan ukuran tertentu (disebut “block size”) kemudian menulis blok-blok ini melintasi RAID satu per satu. Cara penyimpanan data ini memengaruhi kinerja.


3. Mirroring

  Adalah teknik penyimpanan di mana salinan data yang identik disimpan pada anggota RAID secara bersamaan. Jenis penempatan data ini memengaruhi toleransi kesalahan serta kinerja.


4. Parity 

  Adalah teknik penyimpanan yang digunakan metode striping dan checksum. Dalam teknik paritas, fungsi paritas tertentu dihitung untuk blok data. Jika drive gagal, blok yang hilang dihitung ulang dari checksum, memberikan toleransi kesalahan RAID. 

 5. RAID-1

  Dikenal sebagai disk mirroring, konfigurasi ini terdiri dari setidaknya dua drive yang menduplikasi penyimpanan data. Tidak ada striping. Kinerja baca ditingkatkan karena disk dapat dibaca pada saat yang bersamaan. Kinerja penulisan sama seperti untuk penyimpanan disk tunggal.



6. RAID-5 

  Level striping dengan paritas. Informasi paritas di setiap drive, memungkinkan array berfungsi bahkan jika satu drive rusak. Arsitektur array memungkinkan operasi baca dan tulis untuk menjangkau beberapa drive.



7. RAID-6 

  Jika pada RAID 5 toleransi kerusakan disk hanya satu, pada RAID-6 memiliki 2 disk. Dengan penambahan ekstra Parity block, maka redundansi data lebih bagus ketimbang RAID 5. Sehingga membutuhkan minimal 4 buah harddisk. 



  8. RAID-10 

  RAID 10 biasa juga disebut dengan RAID 1+0 atau RAID 1&0, RAID-10 membutuhkan minimal 4 buah hardisk. RAID-10 adalah kombinasi antara RAID-0 (data striping) dan RAID-1 (mirroring). Memiliki performa baca/tulis & redundansi data tertinggi (memiliki toleransi kerusakan hingga beberapa hardisk)



9. Network-attached storage (NAS) 

  Adalah penyimpanan file khusus yang memungkinkan banyak pengguna untuk mengambil data dari kapasitas disk terpusat. Perangkat NAS biasanya dikonfigurasikan dan dikelola dengan utilitas berbasis browser dengan pengguna di jaringan area lokal (LAN).



10. LAN

  Adalah suatu jaringan internal / lokal dengan jangkauan jarak maksimal 100 meter. Jaringan LAN banyak digunakan dalam perusahaan untuk menghubungkan antara bagian - bagian dalam satu gedung



11. Sistem Operasi CentOS Distribusi CentOS Linux

  Adalah platform yang stabil, dapat dikelola, dan direproduksi yang berasal dari Red Hat Enterprise Linux (RHEL)


12. Protocol Webdav WebDAV (World Wide Web Distributed Authoring dan Versioning)

  Menerapkan standar RFC 2518, RFC 4918 dan Internet Engineering Task Force (IETF) untuk authoring kolaboratif di Web, satu set ekstensi untuk Hypertext Transfer Protocol (HTTP) yang memfasilitasi pengeditan kolaboratif dan manajemen file antara pengguna yang terletak dari jarak jauh dari satu sama lain di Internet.


13. Client – server

  Merupakan arsitektur jaringan komputer yang memisahkan client dengan server. Jaringan tipe ini merupakan jaringan yang termasuk sering ditemui di jaringan komputer.


14. SELinux

  Adalah peningkatan keamanan Linux yang memungkinkan pengguna dan administrator lebih mengontrol kontrol akses. Akses dapat dibatasi pada pengguna dan aplikasi mana yang dapat mengakses sumber daya mana. Sumber daya ini dapat berupa file.


15 Firewall

  Adalah program keamanan jaringan yang mengontrol koneksi masuk dan keluar berdasarkan aturan yang ditetapkan. Namun, implementasi keamanan standar biasanya menggunakan beberapa bentuk mekanisme khusus untuk mengontrol hak akses dan membatasi sumber daya jaringan untuk pengguna yang berwenang, dapat diidentifikasi, dan dapat dilacak. Red Hat Enterprise Linux menyertakan beberapa alat untuk membantu administrator dengan masalah kontrol akses tingkat jaringan

ANALISIS SWOT

15 kesimpulan 1. Analisis SWOT      Suatu metode atau kerangka kerja yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi faktor internal ...